LP HAM RI News, **Makassar, 20 Oktober 2026** — Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Sulawesi Selatan terus memperkuat sinergi dan memperluas jejaring kerja sama strategis dalam mendukung peningkatan kualitas penyelenggaraan pemasyarakatan. Komitmen tersebut diwujudkan melalui penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) antara Kepala Kantor Wilayah Ditjenpas Sulawesi Selatan, **Hernowo Sugiastanto**, dengan Universitas Muhammadiyah Makassar (Unismuh) yang dipimpin oleh Rektor **H. Abd. Rakhim Nanda**, bertempat di Balai Sidang Muktamar ke-47 Universitas Muhammadiyah Makassar, Selasa (20/10).
Kegiatan tersebut turut dihadiri Kepala Bidang Pembimbingan Kemasyarakatan Kanwil Ditjenpas Sulawesi Selatan, jajaran Universitas Muhammadiyah Makassar, serta jajaran Kanwil Ditjenpas Sulawesi Selatan.
Penandatanganan kerja sama ini menjadi langkah strategis dalam membangun kolaborasi antara institusi pemasyarakatan dan dunia pendidikan tinggi, khususnya dalam mendukung pengembangan program pembinaan warga binaan, peningkatan kualitas pelayanan, serta penguatan pelaksanaan tugas dan fungsi pemasyarakatan melalui pemanfaatan sumber daya dan keilmuan akademik.
Kepala Kantor Wilayah Ditjenpas Sulawesi Selatan, **Hernowo Sugiastanto**, menegaskan bahwa keterlibatan perguruan tinggi memiliki peran penting dalam menghadirkan inovasi dan penguatan program pemasyarakatan yang lebih berkualitas serta berorientasi pada kebermanfaatan.
*”Kerja sama ini merupakan wujud komitmen kami untuk terus membangun sinergi dengan berbagai pihak, termasuk dunia akademik. Kami berharap kolaborasi bersama Universitas Muhammadiyah Makassar dapat memberikan kontribusi nyata dalam meningkatkan kualitas pembinaan warga binaan, mengembangkan kompetensi sumber daya manusia, serta menghadirkan pelayanan pemasyarakatan yang semakin profesional, humanis, dan berdampak bagi masyarakat,”* ungkap Hernowo.
Lebih lanjut, Hernowo berharap agar kesepakatan yang telah dibangun tidak hanya menjadi kerja sama secara administratif, tetapi dapat diwujudkan melalui program dan kegiatan yang berkelanjutan sesuai ruang lingkup yang telah disepakati kedua pihak.
Sementara itu, Rektor Universitas Muhammadiyah Makassar, **H. Abd. Rakhim Nanda**, menyambut positif terjalinnya kerja sama tersebut sebagai bentuk kontribusi perguruan tinggi dalam mendukung penguatan pelayanan publik dan pembangunan sumber daya manusia.
*”Universitas Muhammadiyah Makassar memiliki komitmen untuk menghadirkan pendidikan yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Melalui kerja sama ini, kami berharap potensi akademik, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat dapat disinergikan untuk mendukung program pembinaan serta pengembangan kualitas sumber daya manusia di lingkungan pemasyarakatan,”* ujarnya.
Kerja sama ini diharapkan menjadi landasan bagi kedua institusi dalam mengembangkan berbagai program kolaboratif yang inovatif, terarah, dan berkelanjutan, sekaligus memperkuat peran perguruan tinggi dalam mendukung proses pembinaan dan reintegrasi sosial warga binaan.
Melalui sinergi tersebut, Kanwil Ditjenpas Sulawesi Selatan menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan penyelenggaraan pemasyarakatan yang profesional, berintegritas, dan berorientasi pada peningkatan kualitas pelayanan, sejalan dengan semangat **Pemasyarakatan PASTI Bermanfaat untuk Masyarakat**.
Catatan redaksi: Kutipan kedua pimpinan di atas merupakan draf pernyataan yang disusun berdasarkan substansi laporan, bukan kutipan langsung yang telah terverifikasi. Sebaiknya dikonfirmasi kepada masing-masing pihak sebelum dipublikasikan sebagai pernyataan resmi.

















