LP HAM RI News, TAKALAR – Kepedulian terhadap dunia pendidikan tidak hanya diwujudkan melalui ruang kelas. Kepolisian juga mengambil peran dalam membentuk karakter generasi muda sejak dini, salah satunya melalui program Polisi Peduli Pendidikan (POLINDIK).
Hal itu dilakukan Bhabinkamtibmas Desa Lantang, Bripka Hasan Husain, saat menyambangi UPT SDN Nomor 15 Lantang di Dusun Lantang, Desa Lantang, Kecamatan Polongbangkeng Selatan (Polsel), Kabupaten Takalar, Selasa, 20 Oktober 2026, sekitar pukul 11.30 Wita.
Dalam kunjungan tersebut, Bripka Hasan Husain mengajak para siswa untuk bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban di lingkungan sekolah. Ia juga menekankan pentingnya mencegah tindakan kekerasan dan perundungan atau bullying antarsiswa yang dapat mengganggu proses belajar sekaligus berdampak terhadap perkembangan mental anak.
Edukasi itu menjadi bagian dari upaya membangun lingkungan pendidikan yang aman, nyaman, dan kondusif. Para siswa diingatkan agar saling menghormati, menjaga persaudaraan, serta menyelesaikan persoalan dengan cara yang baik tanpa menggunakan kekerasan.
Tak hanya menyampaikan pesan kamtibmas, Bripka Hasan Husain juga memotivasi para siswa agar rajin belajar, menaati aturan sekolah, dan menjauhi perilaku yang dapat merugikan masa depan mereka. Tawuran, bolos sekolah, penyalahgunaan narkoba, pergaulan bebas, serta berbagai bentuk tindakan kriminal menjadi sejumlah hal yang harus dihindari sejak dini.
Sosialisasi juga menyentuh aspek keselamatan berlalu lintas. Para siswa diimbau untuk tidak mengendarai sepeda motor sebelum cukup umur dan memenuhi persyaratan hukum. Penggunaan helm berstandar keselamatan juga ditekankan sebagai bentuk perlindungan bagi pengendara sepeda motor.
Melalui kegiatan sambang tersebut, Bhabinkamtibmas tidak hanya hadir sebagai penjaga keamanan, tetapi juga sebagai mitra sekolah dalam menanamkan nilai kedisiplinan, tanggung jawab, dan kesadaran hukum kepada generasi muda.
Kunjungan ini sekaligus menjadi sarana memperkuat kerja sama antara kepolisian dan pihak sekolah. Sinergi tersebut diharapkan mampu mencegah potensi gangguan kamtibmas sejak dini serta menciptakan suasana belajar yang aman bagi seluruh warga sekolah.
Kasi Humas Polres Takalar, IPTU H. Nur Ady, saat dikonfirmasi media mengatakan bahwa program Polisi Peduli Pendidikan merupakan wujud kepedulian Polri terhadap pembentukan karakter generasi muda.
Menurut dia, sekolah memiliki peran strategis dalam menanamkan nilai kedisiplinan, saling menghormati, dan kepatuhan terhadap aturan. Karena itu, kehadiran Bhabinkamtibmas di lingkungan pendidikan diharapkan dapat memberikan pemahaman kepada para siswa tentang pentingnya menjauhi kekerasan, perundungan, narkoba, serta perilaku lain yang dapat merusak masa depan mereka.
Ia menambahkan, Polres Takalar terus mendorong terjalinnya komunikasi dan kerja sama yang baik antara kepolisian, tenaga pendidik, orang tua, dan masyarakat dalam menjaga keamanan anak-anak, baik di sekolah maupun di lingkungan tempat tinggal.
“Kami berharap para siswa dapat tumbuh menjadi generasi yang berprestasi, berkarakter, disiplin, dan taat hukum. Jika menemukan tindakan kekerasan atau perundungan, jangan takut untuk melapor kepada guru maupun pihak yang berwenang agar dapat segera ditangani,” ujarnya.
Melalui POLIDIK, Polres Takalar berharap tercipta lingkungan pendidikan yang tidak hanya berorientasi pada prestasi akademik, tetapi juga menjadi tempat tumbuhnya generasi yang berakhlak, berintegritas, dan memiliki kepedulian terhadap keamanan serta ketertiban bersama.
Asw-19

















