Peringati Dua Tahun Kepemimpinan Prabowo–Gibran, Polresta Gowa Dorong Ruang Dialog Demokrasi

 

LP HAM RI News, Dalam rangka memperingati dua tahun kepemimpinan Prabowo Subianto–Gibran Rakabuming Raka, aktivis dan lembaga Jelajah Jarak bekerja sama dengan Polresta Gowa menggelar Diskusi Publik dan Bedah Buku bertema “Dua Tahun Kabinet Merah Putih: Membaca Ulang Demokrasi, Kekuasaan, dan Suara Rakyat.”

Kegiatan tersebut berlangsung pada Selasa (20/10/2026) sekitar pukul 13.55 WITA di Cafe 36, Jalan Masjid Raya, Kelurahan Tombolo, Kecamatan Somba Opu, Kabupaten Gowa. Kapolresta Gowa Kombes Pol. Dr. Muh. Yusuf Usman, S.H., S.I.K., M.T., CIPA, hadir sebagai salah satu panelis bersama penulis buku dan akademisi.

Diskusi publik ini menjadi ruang dialog yang mempertemukan unsur kepolisian, akademisi, penulis, aktivis, serta masyarakat untuk membahas berbagai perspektif mengenai demokrasi, kekuasaan, dan peran suara rakyat dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

Buku yang dibedah dalam kegiatan tersebut berjudul Manifesto Jalanan: Globalisasi, Demokrasi dan Amarah Rakyat karya Muh. Zulhamdi Suhafid, S.Sos. Pembahasan buku ini diharapkan dapat memperkaya wawasan peserta sekaligus mendorong pemikiran kritis terhadap dinamika demokrasi dan kehidupan sosial politik di Indonesia.

Dalam kesempatan tersebut, Kapolresta Gowa Kombes Pol. Dr. Muh. Yusuf Usman menekankan pentingnya membangun komunikasi yang terbuka antara kepolisian dan masyarakat melalui ruang dialog yang sehat, demokratis, serta saling menghargai.

“Demokrasi memberikan ruang bagi setiap warga negara untuk menyampaikan pendapat dan pemikirannya secara bertanggung jawab. Karena itu, dialog seperti ini penting untuk membangun saling pengertian, memperluas wawasan, dan memperkuat hubungan antara Polri dengan masyarakat. Kami ingin Polri hadir bukan hanya sebagai penjaga keamanan, tetapi juga sebagai mitra masyarakat dalam menjaga persatuan dan menciptakan situasi yang kondusif,” ujar Kapolresta Gowa.

Ia juga menegaskan bahwa perbedaan pandangan merupakan bagian dari kehidupan demokrasi yang perlu disikapi secara dewasa dengan mengedepankan sikap saling menghormati, keterbukaan, serta kepatuhan terhadap hukum.

“Polri bersama masyarakat harus terus membangun ruang komunikasi yang positif. Kritik dan masukan merupakan bagian dari kehidupan bermasyarakat yang perlu disikapi secara bijak. Yang terpenting, kita bersama-sama menjaga persatuan, keamanan, dan ketertiban agar kehidupan demokrasi dapat berjalan dengan baik,” tambahnya.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kasat Intelkam Polresta Gowa AKP Syahrial Yuzdiansyah, S.M., Kasi Propam Polresta Gowa AKP Suhardi, S.H., Kasi Humas Polresta Gowa AKP Muh. Syukri, S.Sos., penulis buku Muh. Zulhamdi Suhafid, S.Sos., akademisi Muhammad Ridha, serta sekitar 30 orang tamu undangan.

Melalui kegiatan ini, Polresta Gowa menegaskan komitmennya untuk terus membangun kedekatan dengan masyarakat melalui komunikasi, kolaborasi, dan keterbukaan terhadap beragam aspirasi.

Semangat “Polri Bersama Masyarakat” menjadi landasan untuk memperkuat kepercayaan publik, merawat persatuan, serta menciptakan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat yang aman dan kondusif di Kabupaten Gowa.

 

Berita Terkait