LP HAM RI News, Makassar – Komitmen memperkuat keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di Sulawesi Selatan diwujudkan melalui silaturahmi dan pertukaran informasi antara Pangdam XIV/Hasanuddin Mayjen TNI Bangun Nawoko dan Kapolda Sulsel Irjen Pol. Dr. M. Awal Chairuddin, S.I.K., M.H., bersama unsur Forkopimda, kementerian/lembaga, instansi terkait, serta pimpinan perguruan tinggi. Kegiatan ini digagas oleh Kapolda Sulsel yang berlangsung di lobi lantai 1 Mapolda Sulsel, Jl. Perintis Kemerdekaan, Kota Makassar. Kamis, (22/10/2026).
Pertemuan tersebut membahas sejumlah isu strategis yang membutuhkan penanganan bersama, mulai dari pencegahan dan penindakan aksi tawuran remaja serta penggunaan busur, hingga pemberantasan penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba. Sinergi antara TNI, Polri, pemerintah daerah, instansi terkait, dan kalangan akademisi dinilai penting untuk menghadirkan solusi yang tidak hanya berorientasi pada penegakan hukum, tetapi juga mengedepankan pembinaan serta peran aktif masyarakat. Melalui koordinasi yang solid, berbagai potensi gangguan keamanan diharapkan dapat diantisipasi sejak dini demi menciptakan lingkungan yang aman dan kondusif bagi seluruh warga Sulawesi Selatan.
Dalam kesempatan tersebut, Mayjen TNI Bangun Nawoko menegaskan kesiapan jajaran TNI untuk bersinergi dalam memberikan rasa aman serta membantu masyarakat menghadapi berbagai persoalan, termasuk situasi darurat dan bencana. “Saatnya kita bertindak dengan melaksanakan ide dan gagasan untuk menjawab permasalahan yang ada di masyarakat. Kami siap bersinergi memberikan rasa aman,” tegas Pangdam. Ia juga menekankan pentingnya mengutamakan keselamatan rakyat dengan mengajak seluruh pihak memperkuat kesiapsiagaan dan menempatkan personel di titik-titik yang berpotensi terdampak bencana. “Keselamatan rakyat ada di depan, keselamatan rakyat adalah hukum tertinggi. Ayo ajak kami, saat ada bencana kita siapkan dan stanbykan pos di titik yang paling berpotensi. Kita bersama-sama menjaga masyarakat,” ujarnya

















