LP HAM RI News, JENEPONTO – Dampak kelangkaan BBM yang terjadi beberapa hari terakhir masih dirasakan warga Jeneponto. Salah satu titik yang terpantau padat adalah SPBU 74.923.07 PT Arya Putra Milby, Desa Tarowang, Kecamatan Tarowang, Kabupaten Jeneponto, Provinsi Sulawesi Selatan.
Hingga Minggu, 13 September 2026, antrian kendaraan roda dua maupun roda empat di SPBU tersebut masih mengular hingga ke badan jalan. Untuk mengantisipasi gangguan kamtibmas dan kemacetan, Kapolsek Batang Polres Jeneponto Iptu Purwanto langsung menurunkan personel gabungan.
Sebanyak 5 personel Polri, 1 personel TNI, dan 1 personel Pol PP dikerahkan dan bersiaga penuh di lokasi. Sinergitas tiga pilar ini akan terus dilakukan selama antrian masih terjadi.
“Personel kami tetap siaga di lokasi sejak pagi hingga malam nanti. Kami imbau kepada masyarakat agar tetap tertib saat antri dan tidak memicu kemacetan di jalan raya. Keamanan dan kelancaran bersama adalah prioritas kami,” ujar Iptu Purwanto di lokasi.
Berdasarkan pantauan dan data dari pengelola SPBU, stok BBM saat ini masih tersedia dan cukup aman. Rinciannya Solar 11.918 liter, Pertalite 30.570 liter, Pertamax 2.657 liter, Pertamax Turbo 6.223 liter, dan Dexlite 2.410 liter.
Selain pengamanan, pihak kepolisian bersama instansi terkait juga terus melakukan monitoring. Hal ini untuk mencegah terjadinya penimbunan maupun keributan akibat antrian panjang.
Hingga berita ini diturunkan, situasi di sekitar SPBU Tarowang terpantau aman, tertib dan terkendali. Petugas memastikan akan terus berada di lokasi sampai antrian dinyatakan selesai.
Humas Polres Jeneponto
















