[t4b-ticker]

Wabup Mansyur Buka Pelatihan GASING di Raja Ampat: Matematika Harus Jadi Pelajaran yang Menyenangkan

 

LP HAM RI News, WAISAI, RAJA AMPAT — Upaya meningkatkan kemampuan numerasi siswa di Kabupaten Raja Ampat terus mendapat perhatian pemerintah.

Salah satunya melalui Pelatihan Metode GASING (Gampang, Asik, dan Menyenangkan) bagi guru dan siswa se-Kabupaten Raja Ampat.

Pelatihan tersebut resmi dibuka Wakil Bupati Raja Ampat, Drs. Mansyur Syahdan, M.Si., pada Kamis (10/9/2026), bertempat di Aula Dinas Pendidikan Kabupaten Raja Ampat.

Kegiatan yang diselenggarakan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Papua Barat Daya itu diarahkan untuk meningkatkan mutu pendidikan dasar sekaligus mendorong peserta didik agar memiliki kemampuan berhitung yang lebih cepat, mudah, dan menyenangkan.

Dalam sambutannya, Mansyur menegaskan bahwa kemampuan berhitung anak, terutama pada jenjang pendidikan dasar, merupakan salah satu hal penting yang harus terus diperkuat.

Menurutnya, matematika tidak seharusnya menjadi mata pelajaran yang membuat siswa merasa takut atau terbebani.

Sebaliknya, pembelajaran harus mampu membangun rasa senang dan ketertarikan siswa terhadap matematika.

Ia juga memberikan apresiasi kepada Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Papua Barat Daya atas pelaksanaan pelatihan tersebut di Raja Ampat.

Namun, Mansyur mengingatkan bahwa keberhasilan Metode GASING tidak hanya bergantung pada pelatihannya, tetapi juga pada bagaimana metode tersebut diterapkan oleh para guru di sekolah.

“Guru adalah kunci utama keberhasilan metode ini. Karena itu, apa yang diperoleh dalam pelatihan hendaknya dapat diterapkan secara konsisten di ruang kelas,” pesannya.

Kepada para siswa yang mengikuti pelatihan, Wakil Bupati berpesan agar kegiatan tersebut menjadi awal tumbuhnya kecintaan terhadap matematika.

Ia menekankan bahwa berhitung dapat dipelajari dengan cara yang gampang, asik, dan menyenangkan, apabila menggunakan metode pembelajaran yang tepat.

Pelatihan GASING ini diharapkan tidak berhenti sebagai kegiatan sesaat, tetapi dapat memberikan dampak nyata terhadap proses pembelajaran di sekolah-sekolah dasar di Kabupaten Raja Ampat.

Dengan penerapan yang berkelanjutan, kemampuan numerasi siswa diharapkan semakin meningkat dan turut mendorong kemajuan mutu pendidikan di wilayah kepulauan Raja Ampat.

 

Pewarta : Andi Sofyan

Berita Terkait