LP HAM RI News, JENEPONTO, SULSEL – Polres Jeneponto menggelar Apel Jam Pimpinan minggu pertama bulan Oktober 2026 di Lapangan Apel Mapolres Jeneponto, Senin (05/10/2026) pukul 08.00 Wita.
Apel dipimpin langsung oleh Wakapolres Jeneponto Kompol Aswar Anas, S.Sos., M.M., mewakili Kapolres Jeneponto. Apel diikuti para Kabag, Kasat, Kapolsek jajaran, Perwira, Bintara dan ASN Polres Jeneponto.
Mengawali amanatnya, Wakapolres menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh personel atas dedikasi, loyalitas dan tanggung jawab dalam menjaga situasi Kamtibmas yang aman dan kondusif di wilayah hukum Polres Jeneponto.
“Terima kasih kepada seluruh personel yang telah bekerja dengan ikhlas dan penuh rasa tanggung jawab. Kinerja rekan-rekan sekalian adalah wujud pengabdian kita sebagai abdi negara,” ujar Kompol Aswar Anas.
Dalam arahannya, Wakapolres menekankan beberapa penekanan penting sesuai arahan pimpinan Polri:
1. Implementasikan Tagline Kapolri Baru – Polisi Bersama Masyarakat.
Wakapolres menegaskan, Polri harus semakin dekat dan hadir bersama masyarakat. Tidak ada jarak antara polisi dan rakyat. Setiap personel wajib mengedepankan pendekatan humanis, responsif terhadap aduan warga dan menjadi solusi di tengah masyarakat.
2. Disiplin Sebagai Fondasi Tugas.
Disiplin adalah harga mati. Mulai dari disiplin waktu, sikap tampang, penggunaan seragam dinas, hingga kepatuhan terhadap SOP dalam setiap pelaksanaan tugas di lapangan. Disiplin mencerminkan kesiapan dan profesionalisme Polri.
3. Penghematan Dalam Kedinasan.
Di tengah efisiensi anggaran, seluruh personel diminta melakukan penghematan penggunaan air dan listrik di Mako, baik di Polres maupun Polsek jajaran. Matikan lampu, AC dan keran air yang tidak digunakan. Ini bentuk tanggung jawab kita terhadap institusi.
4. Tertib Administrasi SDM.
Para Kasat, Kabag dan Kapolsek agar memastikan seluruh administrasi personel, data kekuatan, absensi dan pelaporan SDM tertib dan update. Jangan ada keterlambatan laporan yang dapat menghambat pembinaan karier personel.
5. Bijak Bermedia Sosial dan Perangi Judol.
Wakapolres mengingatkan keras agar seluruh personel dan keluarga bijak dalam bermedia sosial. Tidak bergaya hidup hedon, tidak memposting hal-hal yang dapat merusak citra Polri. Selain itu, ditekankan larangan keras terlibat judi online (Judol) dalam bentuk apapun. “Judi online merusak moral, ekonomi keluarga dan mencoreng nama baik institusi. Saya tidak akan mentolerir personel yang terlibat. Sanksi tegas menanti,” tegasnya.
Apel jam pimpinan berjalan dengan khidmat, tertib dan penuh semangat. Diharapkan seluruh penekanan tersebut dapat diimplementasikan dalam pelaksanaan tugas sehari-hari demi mewujudkan Polri yang dicintai masyarakat. Kegiatan tersebut berakhir pukul 08.30 Wita.
















