[t4b-ticker]

PT Gag Nikel Paparkan Program PPM Berbasis SDGs, Dorong Transparansi dan Peran Media di Papua Barat Daya

 

LP HAM RI News, Sorong, Papua Barat Daya – PT Gag Nikel kembali menegaskan komitmennya terhadap pembangunan berkelanjutan sekaligus keterbukaan informasi publik melalui sebuah forum komunikasi yang digelar di Aimas Hotel, Sorong, Papua Barat Daya, pada Kamis (22), mulai pukul 09.00 WIT hingga selesai.

Forum ini menjadi wadah dialog terbuka yang mempertemukan manajemen perusahaan dengan jurnalis, akademisi, serta para pemangku kepentingan lainnya. Melalui pertemuan tersebut, PT Gag Nikel mendorong penguatan transparansi dan kolaborasi dalam mendukung pembangunan daerah yang berkelanjutan.

Dalam kesempatan itu, manajemen PT Gag Nikel memaparkan kontribusi perusahaan sepanjang tahun 2025 melalui pelaksanaan Program Pengembangan dan Pemberdayaan Masyarakat (PPM) yang dirancang sejalan dengan prinsip Sustainable Development Goals (SDGs).

Program PPM tersebut mencakup delapan pilar utama, meliputi pendidikan, kesehatan, peningkatan pendapatan riil masyarakat, kemandirian ekonomi, lingkungan, kelembagaan, sosial budaya, serta infrastruktur.

Melalui pilar pendidikan dan kesehatan, perusahaan menjalankan berbagai inisiatif yang bertujuan meningkatkan kualitas sumber daya manusia serta memperkuat pelayanan dasar bagi masyarakat.

Sementara itu, pada pilar lingkungan, PT Gag Nikel menegaskan komitmennya terhadap pengelolaan lingkungan yang berkelanjutan di wilayah operasional perusahaan.
Di sisi lain, dukungan terhadap pembangunan infrastruktur dan penguatan ekonomi lokal terus dilakukan sebagai upaya meningkatkan aksesibilitas serta kesejahteraan masyarakat di sekitar wilayah tambang.

Manajemen PT Gag Nikel juga menekankan bahwa seluruh program PPM disusun dengan pendekatan partisipatif, melibatkan pemerintah daerah, tokoh masyarakat, serta pemangku kepentingan lokal lainnya.

Pendekatan ini diharapkan mampu memastikan program berjalan tepat sasaran, berkelanjutan, dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat, khususnya di Kabupaten Raja Ampat.

Selain memaparkan program PPM, PT Gag Nikel turut menegaskan penerapan nilai-nilai AKHLAK BUMN sebagai fondasi etika kerja perusahaan. Nilai amanah, kompeten, harmonis, loyal, adaptif, dan kolaboratif diterapkan sebagai standar perilaku minimum seluruh insan perusahaan dalam menjalankan operasional serta membangun hubungan yang sehat dengan para pemangku kepentingan.
Pada sesi lainnya, akademisi Fakultas

Hukum Universitas Indonesia, Akhiar Salmi, SH, MH, menyampaikan materi bertajuk Peranan Wartawan dan LSM dalam Mencegah Masyarakat Terjerat UU ITE. Ia menyoroti pentingnya peran media dan organisasi masyarakat sipil dalam memberikan edukasi publik agar penyampaian informasi tetap kritis, berimbang, dan bertanggung jawab sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku.

Menurut Akhiar, pemahaman terhadap Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE) menjadi semakin krusial di era digital, ketika arus informasi bergerak cepat dan masif. Dalam konteks tersebut, wartawan dan LSM dinilai memiliki posisi strategis untuk memperkuat literasi digital, mencegah disinformasi, serta mendorong terciptanya ruang diskusi publik yang sehat.

Melalui kegiatan ini, PT Gag Nikel kembali menegaskan komitmennya untuk membuka ruang komunikasi yang transparan, memperkuat kemitraan dengan media dan masyarakat sipil, serta berkontribusi aktif dalam pembangunan daerah yang inklusif dan berkelanjutan di Papua Barat Daya.

 

Pewarta : Andi Sofyan

Berita Terkait