LP HAM RI News, Menjaga keamanan bukan hanya tentang penegakan hukum, tetapi juga membangun kedekatan, merawat toleransi, dan menumbuhkan kepedulian bersama. Semangat inilah yang ditunjukkan Kapolresta Gowa Kombes Pol. Dr. Muh. Yusuf Usman, S.H., S.I.K., M.T., CIPA, saat melaksanakan kegiatan Minggu Kasih di Gedung Gereja Toraja Jemaat Lakipadada, Jalan Malino, Kelurahan Tompobalang, Kecamatan Somba Opu, Kabupaten Gowa, Minggu (18/10/2026).
Kegiatan yang berlangsung sekitar pukul 10.00 WITA tersebut menjadi wujud nyata komitmen Polresta Gowa dalam mempererat hubungan antara Polri dan masyarakat, khususnya umat Kristiani, sekaligus memperkuat kerukunan antarumat beragama demi terpeliharanya situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) yang aman, damai, dan kondusif.
Dalam suasana penuh keakraban, Kapolresta Gowa bersama jajaran bersilaturahmi dengan pendeta, pengurus gereja, serta jemaat. Pertemuan tersebut dimanfaatkan sebagai ruang dialog terbuka untuk menyampaikan pesan-pesan kamtibmas, menyerap aspirasi, dan memperkuat sinergi dalam menghadapi berbagai persoalan sosial di tengah masyarakat.
Dalam sambutannya, Kapolresta Gowa turut menyoroti sejumlah persoalan yang perlu menjadi perhatian bersama, mulai dari meningkatnya kewaspadaan terhadap tindak penipuan, bahaya penyalahgunaan narkoba, hingga maraknya perundungan atau bullying di kalangan pelajar.
Ia menekankan pentingnya peran orang tua dalam mendidik, mengawasi, dan membangun komunikasi dengan anak-anak agar terhindar dari perilaku negatif yang dapat merusak masa depan mereka.
Menurutnya, upaya menjaga keamanan dan ketertiban tidak dapat dibebankan kepada kepolisian semata, melainkan membutuhkan kepedulian keluarga, lingkungan pendidikan, tokoh agama, dan seluruh elemen masyarakat.
Kapolresta Gowa juga mengajak seluruh jemaat untuk terus memelihara toleransi, menjaga persatuan dan kesatuan, serta tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang belum jelas kebenarannya. Sikap bijak dalam menerima dan menyebarkan informasi dinilai penting untuk mencegah kesalahpahaman maupun konflik sosial.
“Keamanan dan kedamaian harus kita jaga bersama. Perbedaan bukan alasan untuk terpecah, melainkan menjadi kekuatan untuk saling menghormati dan mempererat persaudaraan. Polri hadir untuk semua golongan, dan kami mengajak seluruh masyarakat untuk menjadi bagian dari upaya menjaga Gowa tetap aman dan damai,” tegas Kapolresta Gowa.
Ia juga mengimbau masyarakat agar berperan aktif menjaga keamanan lingkungan serta segera melaporkan apabila mengetahui adanya tindak pidana atau potensi gangguan kamtibmas melalui layanan Call Center Polri 110.
Kehadiran Kapolresta Gowa bersama jajaran dalam kegiatan tersebut sekaligus menegaskan bahwa pendekatan kepolisian tidak hanya dilakukan melalui patroli dan penegakan hukum, tetapi juga melalui komunikasi, silaturahmi, serta kemitraan yang dibangun secara langsung dengan masyarakat.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kabag Ops Polresta Gowa Kompol Darwis Daud Poku, S.H., Kapolsek Somba Opu Kompol Hambali, S.H., Kasat Binmas AKP Al Habsi, S.H., Kasat Intelkam AKP Syahrial Yuzdiansyah, S.M., Kasi Propam AKP Suhardi, S.H., Kasi Humas AKP Muh. Syukri, S,Sos, pendeta dan pengurus Gereja Toraja Jemaat Lakipadada, personel Polresta Gowa beragama Kristen, serta jemaat setempat.
Melalui kegiatan Minggu Kasih, Polresta Gowa membuka ruang bagi pengurus gereja dan jemaat untuk menyampaikan saran, masukan, maupun persoalan yang berkaitan dengan keamanan di lingkungan mereka. Komunikasi tersebut diharapkan menjadi dasar bagi penguatan kerja sama dan tindak lanjut sesuai kewenangan kepolisian.
Polresta Gowa menegaskan bahwa menjaga kamtibmas berarti menjaga rasa aman setiap warga tanpa membedakan latar belakang maupun keyakinan. Melalui semangat Polisi Bersama Masyarakat, sinergi dan toleransi terus diperkuat demi mewujudkan Kabupaten Gowa yang aman, damai, dan harmonis.















