LP HAM RI News, Kapolda Sulawesi Selatan Irjen Pol. Dr. M. Awal Chairuddin, S.I.K., M.H., didampingi Ketua Bhayangkari Daerah Sulawesi Selatan Ny. Dewi Awal Chairuddin, menghadiri Upacara Peringatan Hari Kesatuan Gerak Bhayangkari (HKGB) ke-74 Tahun 2026 yang berlangsung di Aula Atmani Wedhana, Gedung Bhayangkari Mapolda Sulsel, Jumat (30/10/2026).
Kegiatan tersebut turut dihadiri Wakapolda Sulsel Brigjen Pol. Dr. Gidion Arif Setyawan, S.I.K., S.H., M.Hum., para Pejabat Utama Polda Sulsel, Kapolrestabes Makassar, Kapolresta Gowa, para Kapolres jajaran Polda Sulsel, serta Ketua Bhayangkari Cabang se-Daerah Sulawesi Selatan beserta jajaran pengurus Bhayangkari.
Dalam kesempatan tersebut, Kapolda Sulsel selaku Pembina Bhayangkari Daerah Sulawesi Selatan menyampaikan ucapan selamat Hari Kesatuan Gerak Bhayangkari ke-74 Tahun 2026 kepada seluruh keluarga besar Bhayangkari. Ia juga menyampaikan apresiasi atas kontribusi dan peran Bhayangkari yang selama ini senantiasa mendukung pelaksanaan tugas Polri, sekaligus aktif dalam berbagai kegiatan sosial, pendidikan, kesehatan, serta pemberdayaan keluarga dan masyarakat.
“Sebagai Pembina Bhayangkari Daerah Sulawesi Selatan, saya menyampaikan selamat Hari Kesatuan Gerak Bhayangkari ke-74 Tahun 2026 kepada seluruh keluarga besar Bhayangkari. Saya mengapresiasi peran Bhayangkari yang selama ini tidak hanya mendukung tugas suami sebagai anggota Polri, tetapi juga aktif dalam kegiatan sosial, pendidikan, kesehatan, serta pemberdayaan keluarga dan masyarakat,” ujar Kapolda.
Kapolda berharap, momentum peringatan Hari Kesatuan Gerak Bhayangkari ke-74 ini semakin memperkuat kebersamaan, solidaritas, dan kepedulian seluruh anggota Bhayangkari dalam mendukung pelaksanaan tugas Polri, sejalan dengan semangat “Polisi Bersama Masyarakat”.
Lebih lanjut, Kapolda mengajak seluruh anggota Bhayangkari Daerah Sulawesi Selatan untuk turut mengimplementasikan nilai-nilai program EWAKO (Empati, Waspada, Adil, dan Kolaborasi) dalam kehidupan sehari-hari, baik di lingkungan keluarga, organisasi, maupun masyarakat.
Menurutnya, nilai Empati diwujudkan melalui kepedulian yang tulus, menjadi tempat berbagi bagi sesama keluarga besar Polri, serta sigap membantu masyarakat yang membutuhkan melalui kegiatan sosial, pendidikan, dan kesehatan.
Nilai Waspada, lanjutnya, menjadi pengingat bagi Bhayangkari untuk menjadi benteng pertama keluarga dengan menjaga ketahanan rumah tangga, melindungi anak-anak dari bahaya narkoba, perundungan, dan dampak negatif media sosial, serta bijak dalam menyaring informasi agar tidak mudah terpengaruh berita bohong atau hoaks.
Sementara itu, nilai Adil harus tercermin melalui sikap jujur, sederhana, tidak menyalahgunakan jabatan suami, serta senantiasa bersikap adil dan mengayomi dalam menjalankan roda organisasi.
Adapun nilai Kolaborasi diwujudkan dengan memperkuat sinergi bersama pemerintah daerah, organisasi wanita, tokoh masyarakat, serta berbagai pemangku kepentingan lainnya dalam mendukung program pemberdayaan keluarga dan masyarakat.
“Dengan semangat EWAKO, saya yakin Bhayangkari akan semakin kokoh sebagai mitra strategis Polri dalam mewujudkan situasi kamtibmas yang aman dan kondusif di Sulawesi Selatan,” tegas Kapolda.
Di akhir sambutannya, Kapolda juga berpesan agar seluruh anggota Bhayangkari terus menjadi pendamping yang memberikan dukungan moral bagi keluarga, menjaga keharmonisan rumah tangga, serta mampu menjadi teladan dalam kehidupan bermasyarakat.
Peringatan Hari Kesatuan Gerak Bhayangkari ke-74 Tahun 2026 ini menjadi momentum untuk memperkuat peran Bhayangkari sebagai bagian penting dari keluarga besar Polri, yang tidak hanya hadir memberikan dukungan terhadap tugas kepolisian, tetapi juga berkontribusi nyata dalam membangun kepedulian sosial dan mempererat hubungan Polri dengan masyarakat.

















