LP HAM RI News, Jeneponto – Tumpukan material di pinggir jalan mulai berkurang. Mesin molen masih berputar, sementara personel Satgas dan warga bergantian meratakan adukan semen yang terus memanjang di Dusun Bontote’ne, Desa Arpal, Kecamatan Arungkeke, Kabupaten Jeneponto.
Jalan yang dulu hanya berupa lintasan tanah kini perlahan berubah menjadi akses yang kokoh dan layak dilalui masyarakat. Pekerjaan pengecoran jalan dalam program TMMD ke-128 Tahun 2026 Kodim 1425/Jeneponto kini memasuki tahap akhir.
Hingga Rabu (13/5/2026), progres pembangunan telah mencapai sekitar 1.000 meter dari total target 1.100 meter. Sisa pengerjaan yang semakin pendek membuat semangat personel di lapangan justru semakin meningkat.
Tak hanya menjadi jalur penghubung antara Desa Arpal dan Desa Camba-camba, jalan rabat beton ini juga mulai menghadirkan optimisme baru bagi warga. Selama pengerjaan berlangsung, masyarakat terlihat aktif ikut membantu, mulai dari menyiapkan material hingga mendukung kebutuhan personel di lokasi kegiatan.
Dansatgas TMMD ke-128 Tahun 2026 Kodim 1425/Jeneponto, Letkol Inf Abdul Muthalib Tallasa, mengatakan bahwa progres yang ada saat ini menjadi tanda bahwa seluruh pekerjaan berjalan sesuai harapan.
“Alhamdulillah, progres pengecoran jalan saat ini sudah mencapai sekitar 1.000 meter. Artinya, pekerjaan kita sudah semakin mendekati target akhir,” ujarnya.
Menurutnya, capaian tersebut tidak lepas dari kekompakan personel Satgas dan masyarakat yang terus menjaga semangat kerja di lapangan.
“Seluruh personel dan masyarakat tetap bekerja dengan penuh semangat. Kebersamaan inilah yang membuat progres pembangunan terus bergerak cepat,” katanya.
Letkol Inf Abdul Muthalib menegaskan bahwa pembangunan jalan tersebut nantinya akan memberikan manfaat besar bagi masyarakat dalam jangka panjang.
“Jalan ini akan sangat membantu masyarakat, terutama dalam memperlancar akses antar desa dan mendukung aktivitas ekonomi warga,” jelasnya.
Letkol Inf Abdul Muthalib Tallasa berharap jalan rabat beton yang dibangun melalui program TMMD tersebut dapat menjadi wujud nyata manfaat pembangunan bagi masyarakat desa.
“Semoga apa yang kita kerjakan hari ini benar-benar bisa dirasakan manfaatnya oleh masyarakat dan menjadi akses yang membawa perubahan ke arah yang lebih baik,” pungkasnya.
















