LP HAM RI News, Jeneponto – Musibah kebakaran terjadi di Dusun Junggea, Desa Maccinibaji, Kecamatan Batang, Kabupaten Jeneponto, Senin, 15/09/2025.
Sebanyak delapan unit rumah milik warga ludes terbakar diduga akibat korsleting arus pendek listrik. Beruntung, dalam kejadian tersebut tidak ada korban jiwa, namun kerugian materil ditaksir cukup besar.
Babinsa Koramil 05/Batang Kodim 1425/Jeneponto, Serda Syamsuddin A, bersama rekannya bergerak cepat membantu petugas pemadam kebakaran dari Jeneponto dan Bantaeng serta warga sekitar untuk memadamkan api agar tidak meluas ke rumah lainnya.
Usaha keras itu akhirnya membuahkan hasil setelah beberapa jam berjibaku dengan si jago merah.
Adapun delapan korban terdampak kebakaran yaitu: Naba (58), Sewang (56), Dudding (58), Seha (58), Dg Makka (48), Dg Simbung (73), H. Bulaeng (65), dan Rosi (56). Seluruh korban kini telah dievakuasi dan mendapat perhatian dari pihak pemerintah desa serta aparat setempat.
Babinsa Serda Syamsuddin A, mengungkapkan rasa prihatin yang mendalam atas musibah tersebut.
“Kami ikut merasakan duka para korban. Begitu mendapat laporan, saya langsung turun bersama warga membantu memadamkan api. Sinergi antara Babinsa, petugas Damkar, dan masyarakat menjadi kunci sehingga kebakaran bisa segera dikendalikan,” ujarnya.
Ia menambahkan bahwa kebersamaan masyarakat terlihat sangat kuat dalam menghadapi musibah. “Semoga para korban diberikan ketabahan dan insyaAllah akan ada perhatian lebih lanjut dari pemerintah maupun pihak terkait untuk membantu meringankan beban mereka,” tambahnya.
Sementara itu, Danramil 05/Batang Lettu Inf Marzuki memberikan apresiasi atas langkah cepat anggotanya bersama warga.
“Kehadiran Babinsa di tengah musibah seperti ini adalah wujud nyata TNI selalu hadir untuk rakyat. Kami akan terus mendukung masyarakat baik dalam kondisi suka maupun duka,” tegasnya.
(Pendim 1425/Jeneponto)

















