LP HAM RI News, TAKALAR — Akses air bersih menjadi kebutuhan dasar yang tak bisa ditawar. Di Dusun Punaga, Desa Punaga, Kecamatan Laikang, Kabupaten Takalar, kebutuhan itu kini mendapat perhatian melalui program revitalisasi sarana air bersih Bhayangkari Polres Takalar.
Kapolres Takalar AKBP Ginanjar Fitriadi, S.H., S.I.K., M.H., meresmikan hasil revitalisasi tersebut pada Rabu, 30 September 2026, sekitar pukul 09.30 Wita. Peresmian dihadiri sejumlah pejabat utama Polres Takalar, jajaran Bhayangkari, pemerintah kecamatan dan desa, tokoh masyarakat, serta warga setempat.
Program tersebut tidak hanya dirasakan warga Dusun Punaga. Sarana air bersih yang direvitalisasi itu juga dimanfaatkan masyarakat di Dusun Melelaya dan Dusun Tamalaba. Secara keseluruhan, sekitar 500 kepala keluarga kini dapat memperoleh manfaat dari akses air bersih tersebut.
Bagi masyarakat, kehadiran fasilitas ini bukan sekadar pembangunan fisik. Air bersih berkaitan langsung dengan kebutuhan sehari-hari, mulai dari konsumsi hingga menjaga kebersihan dan kesehatan keluarga.
Usai peresmian, kegiatan dilanjutkan dengan bakti sosial. Kapolres Takalar bersama jajaran menyerahkan bantuan sembako kepada warga kurang mampu di Desa Punaga.
Bantuan tersebut menjadi bagian dari upaya kepolisian untuk hadir lebih dekat dengan masyarakat, tidak hanya melalui pemeliharaan keamanan dan ketertiban, tetapi juga melalui kegiatan sosial yang menyentuh kebutuhan warga.
Kasi Humas Polres Takalar IPTU H. Nur Ady saat dikonfirmasi usai kegiatan mengatakan revitalisasi sarana air bersih tersebut merupakan bentuk kepedulian Polres Takalar dan Bhayangkari terhadap kebutuhan dasar masyarakat.
“Air bersih merupakan kebutuhan mendasar bagi masyarakat. Karena itu, revitalisasi ini diharapkan dapat memberikan manfaat nyata dan berkelanjutan bagi warga, khususnya masyarakat di tiga dusun yang kini dapat merasakan akses air bersih dengan lebih baik. Kehadiran Polri di tengah masyarakat bukan hanya dalam menjaga keamanan, tetapi juga berupaya memberikan kontribusi positif bagi kehidupan sosial masyarakat,” ujar IPTU H. Nur Ady.
Menurutnya, manfaat program tersebut diharapkan dapat terus dirasakan masyarakat dan mendorong tumbuhnya semangat gotong royong untuk menjaga serta merawat fasilitas yang telah dibangun. Ia juga mengapresiasi dukungan pemerintah setempat dan masyarakat yang turut membantu kelancaran program tersebut.
“Kami berharap fasilitas ini dapat dijaga dan dimanfaatkan sebaik-baiknya oleh masyarakat. Sinergi antara Polri, Bhayangkari, pemerintah daerah, pemerintah desa, dan masyarakat merupakan kekuatan penting untuk menghadirkan berbagai program yang benar-benar menjawab kebutuhan warga. Semoga revitalisasi air bersih ini membawa manfaat bagi sekitar 500 kepala keluarga dan menjadi bagian dari upaya bersama meningkatkan kualitas kehidupan masyarakat di Desa Punaga,” katanya.
Kegiatan tersebut turut dihadiri Camat Laikang Marwan, S.E., Kabag Ren Polres Takalar Kompol Sudirman, S.H., Kabag Log Polres Takalar Kompol Zeim Armain, Kapolsek Marbo AKP Asri, Kasat Binmas Polres Takalar AKP H. Sarro, Kepala Desa Punaga Syaripuddin S.M., jajaran Bhayangkari Polres Takalar, serta masyarakat Desa Punaga.
Dari Punaga, pesan yang dibawa sederhana: ketika kebutuhan dasar masyarakat disentuh secara nyata, kehadiran institusi negara terasa lebih dekat dengan kehidupan sehari-hari.
Asw-19
















