Selang Tak Menjangkau, Hutan Lindung Rumbia Jeneponto Masih Terbakar

 

LP HAM RI News, JENEPONTO, SULSEL – Kebakaran kembali melanda kawasan Hutan Lindung di Dusun Kompasa, Desa Loka, Kecamatan Rumbia, Kabupaten Jeneponto, Selasa (6/10/2026) malam sekitar pukul 19.00 WITA.

Api yang pertama kali dilihat warga setempat itu dengan cepat membesar dan meluas. Kawasan hutan yang terbakar tersebut didominasi semak kering dan tanaman kopi milik warga.

Kapolsek Kelara IPTU Muh. Akrif, S.Sos., mengatakan pihaknya menerima laporan warga dan langsung menuju lokasi.

“Benar, telah terjadi kembali kebakaran Hutan Lindung di wilayah kami. Kejadian ini dilihat langsung oleh warga dan kami bersama Damkar langsung ke lokasi melakukan pemadaman,” ujarnya saat dikonfirmasi, Rabu (7/10).

Proses pemadaman melibatkan 3 unit armada Damkar Kabupaten Jeneponto. Petugas Damkar dibantu personel Polsek Kelara, Polisi Kehutanan (Polhut), Kepala Desa Loka dan warga setempat.

Ia menjelaskan, pemadaman terkendala medan dan peralatan.

“Upaya pemadaman dengan armada Damkar kami lakukan intensif hingga pukul 02.00 WITA dini hari. Kendalanya titik api cukup jauh masuk ke dalam hutan sementara selang Damkar panjangnya hanya sekitar 200 meter sehingga tidak menjangkau,” jelas IPTU Akrif.

Meski penyemprotan dengan mobil Damkar dihentikan pukul 02.00 WITA, personel Polsek Kelara bersama Polhut dan masyarakat masih tetap siaga di lokasi hingga Rabu (7/10) siang. Api terpantau masih menyala di beberapa titik dengan intensitas yang sudah menurun, sehingga petugas melanjutkan upaya pemadaman secara manual.

Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Sementara luas lahan dan jumlah tanaman kopi milik warga yang terdampak masih dalam pendataan pihak terkait.

Kapolsek menegaskan pihaknya tetap siaga di lokasi untuk mengantisipasi api menjalar ke permukiman warga. Polisi juga mengimbau warga tidak membuka lahan dengan cara membakar.

Berita Terkait