LP HAM RI News, TAKALAR – Di tengah upaya memperkuat keamanan dan ketertiban masyarakat melalui Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD), pendekatan humanis terus dikedepankan jajaran Polsek Polong Selatan.
Salah satunya diwujudkan melalui pembinaan keagamaan yang menyasar kelompok masyarakat di lingkungan masjid sebagai ruang membangun kesadaran sosial dan kebersamaan.
Pada Kamis, 9 Juli 2026, sekitar pukul 13.00 Wita, Bhabinkamtibmas Desa Cakura, AIPTU Agus, melaksanakan kegiatan pembinaan dan pengajian bersama ibu-ibu jamaah Majelis Taklim di Masjid Nurul Yaqin, Dusun Jenelimbua, Desa Cakura, Kecamatan Polong Selatan, Kabupaten Takalar.
Kegiatan berlangsung dalam suasana penuh kekeluargaan, diwarnai kajian keagamaan sekaligus dialog yang membangun kedekatan antara kepolisian dan masyarakat.
Tak sekadar menghadiri pengajian, AIPTU Agus memanfaatkan momentum tersebut untuk menyampaikan pesan-pesan kamtibmas. Ia mengajak para jamaah agar terus menjaga kerukunan, meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan, serta tidak ragu menyampaikan informasi kepada kepolisian apabila menemukan potensi gangguan keamanan di wilayahnya.
Dalam kesempatan yang sama, Bhabinkamtibmas juga mengajak para ibu rumah tangga untuk memanfaatkan lahan pekarangan sebagai sumber ketahanan pangan keluarga.
Menanam berbagai jenis sayuran maupun mengembangkan usaha peternakan skala rumah tangga dinilai mampu membantu memenuhi kebutuhan keluarga sekaligus memberikan nilai ekonomi tambahan.
Kapolsek Polong Selatan, AKP Kaharuddin, SH, mengatakan bahwa kegiatan pembinaan yang dilakukan Bhabinkamtibmas merupakan bagian dari strategi Polri dalam membangun keamanan melalui pendekatan yang lebih dekat dengan masyarakat.
Menurutnya, masjid dan majelis taklim bukan hanya menjadi tempat memperkuat nilai-nilai keagamaan, tetapi juga ruang efektif untuk menanamkan kesadaran kolektif dalam menjaga situasi kamtibmas yang aman dan kondusif.
“Kami ingin kehadiran Polri dirasakan tidak hanya ketika terjadi persoalan keamanan, tetapi juga dalam kegiatan-kegiatan pembinaan masyarakat. Melalui majelis taklim, pesan-pesan kamtibmas dapat tersampaikan secara lebih humanis, sehingga tumbuh partisipasi masyarakat dalam menciptakan lingkungan yang aman, damai, dan harmonis,” ujar AKP Kaharuddin.
Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa ajakan memanfaatkan pekarangan rumah merupakan bentuk dukungan Polri terhadap program ketahanan pangan nasional.
Menurutnya, peran ibu-ibu sangat strategis dalam membangun kemandirian pangan di tingkat keluarga melalui budidaya tanaman produktif maupun peternakan sederhana yang dapat meningkatkan kesejahteraan rumah tangga.
“Ketahanan pangan dimulai dari keluarga. Bila setiap rumah mampu memanfaatkan pekarangannya secara produktif, bukan hanya kebutuhan pangan yang lebih terjamin, tetapi juga akan lahir keluarga-keluarga yang lebih mandiri secara ekonomi. Karena itu, kami akan terus mendorong Bhabinkamtibmas untuk menjadi penggerak dan motivator di tengah masyarakat,” tutup AKP Kaharuddin.
Asw-19
















