LP HAM RI News, MAKASSAR — Laskar Merah Putih (LMP) menggelar Dialog Kebangsaan bertajuk “Indonesia Terang” dengan mengangkat tema “Peran Serta Akademisi, Ormas, LSM, Jurnalis dan OKP dalam Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagai Wujud Cinta NKRI.”
Kegiatan tersebut menjadi ruang diskusi dan pertukaran gagasan antara berbagai elemen masyarakat mengenai pentingnya keterlibatan seluruh komponen bangsa dalam upaya pencegahan dan pemberantasan tindak pidana korupsi.
Dalam sambutannya, Ketua Laskar Merah Putih (LMP), Andi Noer Aliem, S.Pd., menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh undangan yang telah meluangkan waktu untuk hadir dalam kegiatan dialog kebangsaan tersebut.
“Banyak terima kasih kami sampaikan kepada Bapak dan Ibu yang telah menyempatkan hadir dalam kegiatan Dialog Kebangsaan yang dilaksanakan oleh Laskar Merah Putih,” ujar Andi Noer Aliem.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kota Makassar yang turut hadir dalam kegiatan tersebut. Menurutnya, LMP selama ini berupaya membangun kemitraan yang baik dengan pemerintah daerah, TNI, Polri serta masyarakat Kota Makassar.
“Kami juga berterima kasih kepada Pemerintah Kota Makassar yang bisa hadir dalam acara ini. LMP juga terus membangun kemitraan yang baik dengan pemerintah kota, TNI dan Polri, termasuk dengan masyarakat Kota Makassar,” jelasnya.
Andi Noer Aliem menegaskan bahwa isu utama yang dibahas dalam dialog tersebut adalah upaya pemberantasan tindak pidana korupsi di Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
Menurutnya, pemberantasan korupsi tidak hanya menjadi tanggung jawab aparat penegak hukum, tetapi membutuhkan partisipasi berbagai elemen masyarakat, termasuk kalangan akademisi, organisasi kemasyarakatan, LSM, jurnalis dan organisasi kepemudaan.

Dialog Kebangsaan “Indonesia Terang” diharapkan dapat memperkuat kesadaran bersama mengenai pentingnya pengawasan publik, keterbukaan informasi serta partisipasi masyarakat dalam mendorong penyelenggaraan pemerintahan yang bersih dan berintegritas.
Kegiatan tersebut turut dihadiri perwakilan Pangdam XIV/Hasanuddin, perwakilan Kapolda Sulsel, perwakilan Kejati, Direktur Kopel Sulsel, Koordinator Fokal, akademisi Universitas Negeri Makassar (UNM), Ketua LMP Andi Noer Aliem, S.Pd., Sekretaris LMP Djaya Jumain, SKM., SH., LL.M., serta perwakilan ormas, lembaga dan jurnalis.
Kehadiran berbagai unsur tersebut menunjukkan pentingnya sinergi lintas sektor dalam membangun gerakan bersama untuk mencegah dan memberantas praktik korupsi sekaligus memperkuat nilai-nilai kebangsaan dan kecintaan terhadap NKRI.
















