*Di Peringatan Hari Pramuka Satgas Yonif 122/TS Menanam Tunas Kelapa Bersama Siswa-siswi Di SDN Mosso Papua*

  LP HAM RI News, [Muara tami] – Hari Senin 14 Agustus Memperingati Hari Pramuka Satgas Pamtas Yonif 122 / Tombak Sakti melaksanakan Upacara Bendera di Sekolah Dasar negeri Mosso Kota Jayapura, Senin (14/8/2023). Adapun rangkaiankegiatan yang dilaksanakan Upacara Bendera, Karya Bhakti, penanaman Tunas Kelapa yang dilakukan murid dan guru disekolah, dan mengadakan lomba – … Baca Selengkapnya

*Gerakan Aktivis Mahasiswa (GAM) Gelar Sosialisasi Hukum di SMAN 20 Makassar*

  LP HAM RI News, MAKASSAR – Dalam rangka mencegah kenakalan dan kriminalitas anak di kota Makassar, Komando Pusat Gerakan Aktivis Mahasiswa (GAM) menggelar Sosialisasi Hukum untuk kalangan pelajar di SMAN 20 Makassar. Jum’at, (11/08/2023). Sosialisasi hukum ini merupakan bentuk program yang telah dicanangkan oleh departemen HUKUM dan HAM Komando Pusat Gerakan Aktivis Mahasiswa (GAM) … Baca Selengkapnya

Tumbuhkan Kreativitas Anak-anak Bangsa Di Perbatasan, Satgas Yonif 122/TS Melaksanakan Kegiatan Ekstrakurikuler Di SD YPPK Wembi Papua

  LP HAM RI News, Keerom, – Satuan Tugas Pengamanan Perbatasan Statis RI-PNG Sektor Utara Yonif 122/Tombak Sakti, Pos Wembi melaksanakan Ekstrakurikuler dan Kunjungan ke Sekolah Dasar Wembi, Kp. Wambes, Distrik Mannem, Kab. Keerom,Rabu (10/08/2023) Kegiatan Ekstrakurikuler yang dilaksanakan dengan bertujuan menumbuhkan kreativitas anak-anak Bangsa khususnya didaerah perbatasan yang tepatnya di Sekolah Dasar (SD) YPPK … Baca Selengkapnya

*Gugah Semangat Belajar Anak-anak Perbatasan Papua, Satgas Yonif 122/TS Melalui Belajar Mengajar Di SD Negeri Mosso*

  LP HAM RI News, [Jayapura] – Satuan Tugas Pengamanan Perbatasan Statis RI-PNG Yonif 122/Tombak Sakti Pos Mosso memberikan Tenaga Didik (Gadik) kepada siswa-siswi Sekolah Dasar Negeri (SDN) Mosso, bertempat,di Kampung mosso kec. Muara tami kota Jayapura, Senin (08/08/2023). Kegiatan tersebut bertujuan memberikan motivasi dan menggugah semangat belajar anak-anak yang berada di perbatasan Papua, khusunya … Baca Selengkapnya

Satgas Pamtas Yonarmed 16/TK Bagikan Kaos dan Tas Untuk Anak Sekolah di Perbatasan

  LP HAM RI News, Sambas, Kalbar – Sebagai bentuk kepedulian terhadap anak sekolah, Satgas Pamtas Yonarmed 16/TK bagikan kaos Mabes TNI dan Tas Sekolah kepada murid di SMPN 01 Sajingan Kec. Sajingan Besar, Kab. Sambas (Rabu, 2 Agustus 2023) Demikian penyampaian Komandan Kompi (Danki) I Satgas Pamtas Yonarmed 16/TK Kapten Arm Rimi Sugara di … Baca Selengkapnya

*Penyerahan dan Penerimaan Mahasiswa PKL Prodi HES FAI Unismuh Makassar di Pengadilan Agama Jakarta Pusat*

  LP HAM RI News, Jakarta – Kegiatan ini berlangsung di Pengadilan Agama Jakarta Pusat, Jl. Rawasari Selatan No. 51 Kelurahan Rawasari, Kecamatan Cempaka Putih). (Selasa, 1 Agustus 2023) Penyerahan Mahasiswa Praktik Kerja Lapangan (PKL) ini berjumlah 21 (dua puluh satu) orang yang diserahkan oleh Bapak Dr. M. Ridwan Pawallang, M.H selaku Sekretaris Prodi Hukum … Baca Selengkapnya

Menghadapi 5 Professor, Alamsyah Sahabuddin Deg – Degan

  LP HAM RI News, Makassar – Rektor Universitas Negeri Makassar, Prof. Dr. Ir. H. Husain Syam, M.TP., IPU., ASEAN Eng. menguji disertasi mahasiswa doktoral Alamsyah Sahabuddin dalam Sidang Pemaparan Hasil Penelitian di Universitas Negeri Makassar (UNM), Makassar, Sulawesi Selatan, Senin, (31/07/2023). Selain Prof. Dr. Ir. H. Husain Syam, M.TP., IPU., ASEAN Eng sebagai promotor, … Baca Selengkapnya

Giat Apel Polrestabes Makassar dalam rangka kegiatan Polri Goes To School.

LP HAM RI News, Makassar – Senin tanggal 31 Juli 2023 sekitar pukul 07.15 Wita, bertempat di SMA 1 Makassar Jl. Gunung Bawakaraeng Kec. Bontoala Kota Makassar telah berlangsung kegiatan apel Polrestabes Makassar dalam rangka kegiatan Polri Goes To School, yang dipimpin oleh Bapak Kapolrestabes Makassar Kombes Pol Mokhamad Ngajib,S.I.K.,MH. Adapun yang hadir dalam giat … Baca Selengkapnya

Politik Identitas

LPHAM-RI news,  Politik identitas adalah sebuah alat politik suatu kelompok seperti etnis, suku, budaya, agama atau yang lainnya untuk tujuan tertentu, misalnya sebagai bentuk perlawanan atau sebagai alat untuk menunjukan jati diri suatu kelompok tersebut.

Identitas dipolitisasi melalui interpretasi secara ekstrim, yang bertujuan untuk mendapat dukungan dari orang-orang yang merasa ‘sama’, baik secara ras, etnisitas, agama, maupun elemen perekat lainnya.

Puritanisme atau ajaran kemurnian atau ortodoksi juga berandil besar dalam memproduksi dan mendistribusikan ide ‘kebaikan’ terhadap anggota secara satu sisi, sambil di sisi lain menutup nalar perlawanan atau kritis anggota kelompok identitas tertentu.

Politik identitas, menurut Abdillah merupakan politik yang fokus utama kajian dan permasalahannya menyangkut perbedaan-perbedaan yang didasarkan atas asumsi-asumsi fisik tubuh, politik etnisitas atau primordialisme, dan pertentangan agama, kepercayaan, atau bahasa.
Politik identitas hadir sebagai narasi resisten kelompok terpinggirkan akibat kegagalan narasi arus utama mengakomodir kepentingan minoritas; secara positif, politik identitas menghadirkan wahana mediasi penyuaraan aspirasi bagi yang tertindas. Fitur dikotomi oposisional menjadi fondasi utama yang membedakan perasaan kolektivitas ke-kita-an terhadap yang lain.

Tetapi kenyataannya, pada tataran individual pada era modernisasi yang serba mekanik, muncul ‘kegagapan’ untuk memahami struktur masyarakat yang plural, maka intoleransi semakin meningkat. Pendeknya, terjadi ketidaksesuaian imajinasi sosial tentang kehidupan sehari-hari manusia modern dan interaksinya dengan masyarakat umum.

Politik identitas dianggap sebagai senjata yang kuat oleh elit politik untuk menurunkan popularitas dan keterpilihan rival politik mereka atau upaya untuk mendapatkan dukungan politik dari publik.

Isu etnis dan agama adalah dua hal yang selalu masuk dalam agenda politik identitas para elit di Indonesia, terutama kondisi masyarakat Indonesia di mana suasana primordialisme dan sektarianisme masih cukup kuat sehingga sangat mudah untuk memenangkan simpati publik, memicu kemarahan dan sentimen massa dengan menyebarkan isu-isu etnis, agama dan kelompok tertentu Pada akhir – akhir ini politik identitas muncul dalam banyak rupanya mulai dari feminisme di eropa gerakan proletar di Amerika Latin, gerakan anti-apartheid di Afrika, pergolakan zionisme vis a vis pengakuan bangsa Palestina, gerakan summer spring di Timur Tengah, dorongan pemekaran wilayah berasas etnis atau suku hingga gerakan separatisme di negara kita adalah wajah-wajah dari politik identitas.

Begitu luasnya spektrum politik identitas, dari otoritarian hingga demokrasi, dari kesetaraan hingga keberpihakan, dari modern hingga kearifan lokal, dari negara bangsa hingga negara agama.

Sumber : wikipedia

Editor : admin

Perkemahan Kepramukaan “Cinta Alam Indonesia” LDII Tegal Sukses Digelar

LPHAM-RI News Tegal, 16 Juli 2023 – Satuan Komunitas Cabang Sekawan Persada Nusantara Kabupaten Tegal (Sakocab SPN Kabupaten Tegal) telah mengadakan Perkemahan Akhir Tahun Ajaran (Permata) bertema “Cinta Alam Indonesia” (CAI) guna mengantisipasi kegiatan negatif di kalangan generasi penerus. Kegiatan kepramukaan Permata CAI 2022/2023 yang diadakan selama dua hari tiga malam, mulai 14 hingga 16 Juli 2023, berlangsung sukses di Komplek Kantor DPD LDII Kabupaten Tegal.

Pada Upacara Penutupan, Wakil Ketua Bidang Organisasi dan Hukum Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Kepramukaan Kabupaten Tegal, Drs H. Agus Subagyo MM, memberikan sambutan yang mengapresiasi Sakocab SPN Kabupaten Tegal atas keberhasilannya menyelenggarakan Perkemahan Kepramukaan dengan tema “Cinta Alam Indonesia”. Kegiatan ini menjadi alternatif positif untuk mengisi liburan bagi generasi muda.

Agus Subagyo menyampaikan, “Cinta Alam atau kegiatan mengagumi alam adalah salah satu cara kita memuji kebesaran Allah SWT, selain beribadah dan berkomunikasi dengan Allah SWT lima kali fardhu.”

Sementara itu, Ketua Pimpinan Sakocab SPN Kabupaten Tegal, Suharto SPd, menjelaskan bahwa perkemahan kepramukaan ini merupakan salah satu upaya untuk menanamkan karakter luhur bangsa Indonesia yang dikenal dengan Enam Thobiat Luhur, yaitu rukun, kompak, kerjasama yang baik, jujur, amanat, dan mujhid muzhid (hemat), serta rasa Cinta Tanah Air Indonesia. Suharto menyatakan, “Kami sedang gencar menanamkan enam thobiat luhur, terutama kepada generasi penerus bangsa, sekaligus menumbuhkan Cinta Tanah Air Indonesia.”

Ketua DPD LDII Kabupaten Tegal, Drs H. Walidi W Martama MM, yang juga merupakan salah satu anggota Mabi Sakocab SPN Kabupaten Tegal, menyampaikan harapannya bahwa kegiatan ini dapat memupuk rasa cinta tanah air dan mendorong generasi muda untuk selalu memanfaatkan masa mudanya dengan hal-hal yang baik.

Dengan adanya kegiatan perkemahan kepramukaan ber tema “Cinta Alam Indonesia,” Sakocab SPN Kabupaten Tegal telah memberikan kontribusi positif dalam menanamkan nilai-nilai luhur bangsa serta memupuk rasa cinta tanah air pada generasi muda.

Pewarta : H. Joko