[t4b-ticker]

AMPERA Sul-Sel Desal Tindak Lanjut Pemberantasan Rokok Ilegal Merek Smith !

 

LP HAM RI News, Makassar – Aksi demonstrasi besar-besaran digelar oleh Aliansi Mahasiswa Peduli Rakyat (AMPERA) Sulsel di depan Kantor Polsek Pelabuhan Makassar dan Kantor Bea Cukai Sulawesi Selatan, Kamis (10/7/2025). Aksi ini menjadi bentuk perlawanan terhadap maraknya penyelundupan rokok ilegal, serta menyoroti dugaan kuat adanya persekongkolan antara oknum aparat Polsek Pelabuhan dan pihak ekspedisi Reynaldi Trans dalam penyelundupan rokok ilegal merek Smith.

Berdasarkan investigasi dan bukti lapangan yang dihimpun AMPERA, diketahui bahwa pada Selasa, 8 Juli 2025, Polsek Pelabuhan Makassar menyita satu unit mobil pick-up DD 8725 RD yang mengangkut ratusan slop rokok ilegal bermerek Smith. Barang terlarang tersebut berasal dari ekspedisi Reynaldi Trans, yang kini menjadi sorotan tajam publik.

Dalam proses audiensi yang dihadiri langsung oleh Wakapolres Pelabuhan Makassar—menggantikan Kapolsek yang tidak berada di tempat—pihak kepolisian membenarkan penyitaan rokok ilegal tersebut, serta menyampaikan bahwa barang bukti akan segera dialihkan ke Bea Cukai.

Namun, AMPERA menilai penanganan kasus ini menyimpan banyak kejanggalan. “Kami curiga kuat ada upaya pengaburan proses hukum. Jangan sampai terjadi persekongkolan gelap antara oknum Polsek dan ekspedisi untuk melegalkan barang bukti rokok ilegal ini,” tegas Danial, Jenderal Lapangan AMPERA Sulsel.

Lebih mengejutkan lagi, massa aksi diperlihatkan langsung barang bukti rokok ilegal yang masih tersimpan di lokasi. Namun hingga saat ini belum ada proses hukum lanjutan yang terbuka ke publik. AMPERA menganggap kondisi ini sebagai bentuk kelalaian atau bahkan indikasi pelindungan terhadap jaringan distribusi ilegal.

“Jika tidak ada itikad baik untuk menyelesaikan kasus ini secara terbuka, kami anggap aparat justru melindungi mafia rokok ilegal. Penundaan pemusnahan dan pemindahan barang bukti adalah bentuk pembiaran dan kompromi,” lanjut Danial.

Tak hanya di Polsek, massa aksi juga melanjutkan desakan di Kantor Bea Cukai Sulsel, menuntut agar Bea Cukai tidak bermain mata dengan pelaku penyelundupan. AMPERA meminta integritas Bea Cukai untuk menindak tegas dan cepat memproses barang bukti yang telah diserahkan oleh Polsek. Adapun tuntutan dari ampera adalah :
• Usut tuntas dugaan persekongkolan antara oknum Polsek Pelabuhan Makassar dan ekspedisi Reynaldi Trans dalam kasus rokok ilegal merek Smith.

• Segera musnahkan barang bukti rokok ilegal secara terbuka agar tidak ada celah pengalihan barang kembali ke pasar.

• Copot dan proses hukum oknum aparat yang terbukti berperan dalam melindungi praktik penyelundupan.

• Cabut izin operasi ekspedisi Reynaldi Trans apabila terbukti secara hukum terlibat dalam distribusi barang ilegal.

• Minta Kakanwil Bea Cukai Sulbagsel tegas dan terbuka dalam menangani kasus ini.

• Tegakkan supremasi hukum tanpa pandang bulu, tanpa kompromi.

AMPERA menegaskan bahwa kasus ini akan terus dikawal sampai tuntas. Mereka menolak segala bentuk kompromi hukum yang mengorbankan kepentingan rakyat dan negara. Bila dalam waktu dekat tidak ada perkembangan penanganan yang transparan, AMPERA mengultimatum akan menggelar aksi lanjutan yang lebih besar dengan melibatkan elemen mahasiswa dan masyarakat sipil lainnya.

Berita Terkait