LP HAM RI News,Bantaeng – Kapolres Bantaeng AKBP Andi Mayasari Patongai, S.I.K., M.M., memimpin Apel Gelar Pasukan dan Kesiapsiagaan Penanggulangan Bencana Alam bertempat di Lapangan Apel Mapolres Bantaeng.pada Kamis (05/11/2026).
Kegiatan ini sebagai bentuk kesiapan dan sinergitas lintas sektor dalam menghadapi potensi bencana alam di wilayah Kabupaten Bantaeng.
Dalam kegiatan tersebut, Kapolres Bantaeng AKBP Andi Mayasari Patongai, S.I.K., M.M., membacakan amanat seragam Kapolda Sulawesi Selatan Irjen. Pol. Dr. M. Awal Chairuddin, S.I.K., M.H. yang menekankan pentingnya kesiapsiagaan seluruh unsur dalam menghadapi berbagai kemungkinan potensi bencana alam.
Beberapa hal yang menjadi perhatian di antaranya melakukan pemetaan wilayah rawan bencana, meningkatkan edukasi dan sosialisasi kepada masyarakat yang tinggal di daerah rawan, memastikan seluruh sarana dan prasarana penanggulangan bencana dalam kondisi siap pakai, serta membangun komunikasi dan koordinasi yang solid antarinstansi terkait.
Kesiapan tersebut mencakup personel, peralatan, hingga penguatan koordinasi lintas sektoral. Kolaborasi dan sinergi antar instansi serta keterlibatan aktif masyarakat menjadi kunci utama dalam meminimalkan risiko dan dampak bencana.
Ia menyampaikan, Sulawesi Selatan merupakan salah satu wilayah dengan tingkat kerawanan bencana cukup tinggi. Kondisi geografis yang beragam, mulai dari kawasan pegunungan, dataran rendah hingga pesisir, menyimpan potensi bencana seperti banjir, tanah longsor dan angin puting beliung.
Selain itu, setiap unsur/instansi terkait diminta menyiapkan posko penanggulangan bencana serta mengantisipasi berbagai tantangan dalam penanganan bencana, baik pada saat kejadian maupun pascabencana.
Kapolres Bantaeng menegaskan bahwa kesiapsiagaan merupakan tanggung jawab bersama yang membutuhkan kerja sama dan koordinasi seluruh pihak.
“Melalui apel gelar pasukan ini, kita ingin memastikan seluruh personel, sarana dan prasarana benar-benar siap dalam menghadapi potensi bencana alam. Diperlukan sinergi dan komunikasi yang kuat antara TNI/Polri, pemerintah daerah, instansi terkait, serta seluruh elemen masyarakat agar penanganan bencana dapat berjalan cepat, tepat, dan terkoordinasi,” ujar Kapolres.
Ia juga mengingatkan pentingnya langkah antisipasi dan edukasi kepada masyarakat, khususnya yang bermukim di wilayah rawan bencana, sehingga masyarakat memiliki pemahaman dan kesiapan dalam menghadapi situasi darurat.
Usai pelaksanaan apel, Kapolres Bantaeng bersama tamu undangan dan seluruh peserta apel melaksanakan pengecekan kesiapan sarana dan prasarana penanggulangan bencana alam.
Pengecekan ini dilakukan untuk memastikan seluruh peralatan pendukung dan perlengkapan yang dimiliki masing-masing instansi dalam kondisi baik dan siap digunakan sewaktu-waktu apabila terjadi bencana di wilayah Bantaeng.
“Penanganan juga harus dilanjutkan melalui pemulihan infrastruktur, pendampingan psikososial, rehabilitasi ekonomi serta penguatan kapasitas masyarakat dalam mengelola risiko bencana,” tambah Kapolres.
Melalui kegiatan ini, Jajaran Polres Bantaeng bersama pemerintah daerah, TNI, dan seluruh instansi terkait lainnya berkomitmen terus memperkuat sinergitas, kolaborasi serta meningkatkan kesiapsiagaan dalam penanggulangan bencana alam demi melindungi keselamatan masyarakat dan menjaga situasi kamtibmas tetap kondusif.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut, Asisten I mewakili Bupati Bantaeng Asruddin, S.IP.,M.Si., Danki Produksi Dim mewakili Dandim 1410/Bantaeng LETTU CBA Makmur, Pasi Intel mewakili Kajari Bantaeng Akhmad Putra Dwi, S.H., M.H., Hakim Firmansyah, S.H mewakili Ketua Pengadilan Negeri Bantaeng, Kasat Damkar dan Satpol PP Kab. Bantaeng Mursalim, S.Sos., M.Si., Kepala BPBD Faisal, S.STP., Danpos Basarnas Kabupaten Bantaeng Nurhamka, para PJU Polres Bantaeng serta tamu undangan lainnya.

















