LAPAS MAKASSAR GELAR TRACING TBC TERINTEGRASI CEK KESEHATAN GRATIS BAGI WARGA BINAAN

 

LP HAM RI News, Makassar, Kamis (5 November 2026) – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas I Makassar bekerja sama dengan UPTD Puskesmas Mangasa melaksanakan kegiatan Tracing Tuberkulosis (TBC) yang terintegrasi dengan program Cek Kesehatan Gratis (CKG). Kegiatan ini menyasar warga binaan Lapas Kelas I Makassar sebagai bagian dari upaya meningkatkan derajat kesehatan sekaligus memperkuat deteksi dini penyakit menular di lingkungan pemasyarakatan.

Pelaksanaan kegiatan ini merupakan bagian dari upaya percepatan dan penguatan penemuan kasus TBC secara aktif melalui pemeriksaan kesehatan terhadap warga binaan. Melalui kegiatan tersebut, warga binaan mendapatkan kesempatan untuk menjalani pemeriksaan kesehatan guna mengetahui kondisi kesehatannya serta mendeteksi lebih awal kemungkinan adanya gejala maupun indikasi penyakit TBC.

Mengingat lingkungan pemasyarakatan memiliki karakteristik hunian dengan jumlah penghuni yang cukup banyak, pemeriksaan kesehatan secara berkala menjadi langkah penting dalam mencegah potensi penularan penyakit. Oleh karena itu, kegiatan tracing TBC yang terintegrasi dengan CKG ini menjadi salah satu bentuk langkah preventif untuk memastikan kesehatan warga binaan tetap terpantau dan mendapatkan penanganan medis apabila diperlukan.

Kepala Lapas Kelas I Makassar, Gumilar Budirahayu, menyampaikan bahwa pemenuhan hak kesehatan warga binaan merupakan bagian penting dari penyelenggaraan pemasyarakatan. Ia menegaskan bahwa upaya pencegahan dan deteksi dini harus terus diperkuat melalui kolaborasi dengan instansi kesehatan.

“Kesehatan warga binaan merupakan salah satu prioritas dalam pelaksanaan tugas pemasyarakatan. Melalui kegiatan tracing TBC yang terintegrasi dengan Cek Kesehatan Gratis ini, kami ingin memastikan kondisi kesehatan warga binaan dapat terpantau dengan baik. Deteksi dini sangat penting agar apabila ditemukan indikasi penyakit, dapat segera dilakukan pemeriksaan lanjutan dan penanganan medis secara tepat,” ungkap Gumilar.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada UPTD Puskesmas Mangasa atas sinergi dan dukungan dalam pelaksanaan kegiatan tersebut. Menurutnya, kolaborasi lintas sektor menjadi bagian penting dalam meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan bagi warga binaan.

Selain pemeriksaan kesehatan, kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran warga binaan mengenai pentingnya menjaga kebersihan diri dan lingkungan, mengenali gejala TBC, serta menghilangkan stigma dan diskriminasi terhadap penderita tuberkulosis.

Melalui kegiatan ini, Lapas Kelas I Makassar terus menunjukkan komitmennya dalam memenuhi hak kesehatan warga binaan melalui pelayanan yang humanis, preventif, dan berkelanjutan, sekaligus memperkuat sinergi dengan instansi kesehatan demi mewujudkan lingkungan pemasyarakatan yang sehat.

Lapas Makassar, Sehat Warganya, Optimal Pembinaannya.

Berita Terkait