[t4b-ticker]

Lapas Makassar Perkuat Deteksi Dini Melalui Sidak Gabungan Bersama Kanwil Ditjenpas Sulsel, TNI dan Brimob

 

LP HAM RI News, Dalam upaya memperkuat deteksi dini gangguan keamanan dan ketertiban serta mewujudkan lingkungan pemasyarakatan yang aman dan kondusif, Lapas Kelas I Makassar melaksanakan inspeksi mendadak (sidak) gabungan bersama aparat TNI dari Kodim 1408/Makassar dan personel Satuan Brimob Pelopor Pabaeng-Baeng Makassar pada Jumat (29/5).

Kegiatan ini turut dihadiri oleh Kepala Bidang Perawatan, Pengamanan, dan Kepatuhan Internal Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Sulawesi Selatan, Marwati, serta Kepala Bidang Pembimbing Kemasyarakatan Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Sulawesi Selatan, Ashari. Turut hadir pula Kepala Lapas Kelas I Makassar, Sutarno, beserta jajaran pejabat struktural, staf pegawai, dan personel Satuan Operasional Kepatuhan Internal Pemasyarakatan (Satops Patnal) Lapas Kelas I Makassar.

Sidak gabungan ini merupakan tindak lanjut atas arahan Direktur Jenderal Pemasyarakatan untuk terus meningkatkan pengawasan dan langkah-langkah preventif dalam menjaga keamanan serta ketertiban di lingkungan pemasyarakatan. Pada pelaksanaannya, tim gabungan menyusuri dan melakukan pemeriksaan menyeluruh pada kamar hunian yang berada di Blok I dan Blok H guna memastikan tidak terdapat barang-barang terlarang yang berpotensi mengganggu stabilitas keamanan lapas.

Pemeriksaan dilaksanakan secara profesional, humanis, dan sesuai dengan standar operasional prosedur yang berlaku, dengan tetap mengedepankan prinsip-prinsip pemasyarakatan. Selain sebagai bentuk pengawasan rutin, kegiatan ini juga menjadi langkah strategis dalam mendeteksi secara dini potensi gangguan keamanan dan ketertiban yang dapat muncul di dalam lapas.

Melalui sinergi antara petugas pemasyarakatan, Kanwil Ditjenpas Sulawesi Selatan, TNI, dan Brimob, Lapas Makassar terus memperkuat komitmennya dalam menciptakan lingkungan pemasyarakatan yang bersih dari berbagai barang terlarang, seperti narkotika, telepon genggam ilegal, serta barang-barang lain yang tidak seharusnya berada di dalam blok hunian.

Kepala Lapas Kelas I Makassar, Sutarno, menegaskan bahwa kegiatan sidak akan terus dilaksanakan secara rutin dan berkelanjutan sebagai bagian dari upaya menjaga keamanan serta mendukung keberhasilan program pembinaan warga binaan.

“Deteksi dini merupakan kunci utama dalam menjaga keamanan dan ketertiban di dalam lapas. Karena itu, kami terus memperkuat sinergi dengan Kanwil Ditjenpas Sulawesi Selatan, aparat penegak hukum, dan seluruh pemangku kepentingan untuk memastikan Lapas Makassar tetap bersih dari narkoba, handphone ilegal, serta berbagai barang terlarang lainnya. Kegiatan ini juga menjadi bentuk komitmen kami dalam mewujudkan lingkungan pemasyarakatan yang aman, tertib, dan kondusif,” ujar Sutarno.

Kegiatan sidak gabungan berlangsung dengan aman, tertib, dan lancar. Melalui pelaksanaan pengawasan yang konsisten dan kolaboratif, Lapas Kelas I Makassar terus menunjukkan komitmennya dalam menjaga integritas pemasyarakatan serta mewujudkan Lapas yang bersih dari HALINAR (Handphone, Pungutan Liar, dan Narkoba).

Berita Terkait