Kasdam Kasuari Ikuti Latihan Posko Latgab TNI 2023, Mansel Jadi Sasaran

  LP HAM RI News, Bandung. – Kasdam XVIII/Kasuari, Brigjen TNI Yusuf Ragainaga didampingi para pejabat Kodam diantaranya Kapok Sahli Pangdam, para Asisten Kasdam, Kapendam dan Kahubdam, mengikuti jalannya acara pembukaan Latihan Posko dalam rangka Latihan Gabungan (Latgab) TNI Tahun 2023, di Aula Serasan Sesko TNI, Bandung, Jawa Barat, pada Senin (17/7/2023). Panglima TNI, Laksamana TNI H. Yudo … Baca Selengkapnya

Pangdam XIV/Hsn Gowes Bareng Wakil Ketua Komisi I DPR RI : Happy Together Menikmati Keindahan Alam Sulsel dan Jaga Kebugaran Tubuh

LP HAM RI News, Makassar  – Jaga kebugaran tubuh, Pangdam XIV/Hasanuddin Mayjen TNI Dr. Totok Imam Santoso, S.I.P., S.Sos., M.Tr (Han)., bersama Wakil Ketua Komisi I DPR RI Dr. H. Abdul Kharis Almasyhari dan sejumlah Pejabat Utama (PJU) Kodam XIV/Hsn serta Atlet Triathlon Kodam XIV/Hasanuddin melaksanakan sepedaan (Gowes) dari Kota Makassar hingga Kabupaten Maros, Sulawesi … Baca Selengkapnya

Kepala Kementrian Agama Kabupaten Merangin membuka secara resmi acara Masa Pengenalan Lingkungan Pondok Pesantren & Sekolah (MPLPPS) di Pondok Pesantren Miftahul Huda Mentawak

LPHAM-RI news, Kepala Kementrian Agama H Khusaini S.Ag Kabupaten Merangin membuka secara resmi acara Masa Pengenalan Lingkungan Pondok Pesantren & Sekolah (MPLPPS) di Pondok Pesantren Miftahul Huda Mentawak pada Selasa, 18 Juli 2023.

Dalam acara ini juga turut Hadir DR H. Muhammad Joni Musa, Lc.MA. Ketua MUI Merangin, Herman Efendi, ST. MM. Ketua DPRD Kabupaten Merangin, DR. Hj. Saniatul Lativah, SE., MM. Anggota DPR RI Komisi IX.

Dalam Sambutannya, Khusaini menerangkan Pondok pesantren yang disertai kesetaraan pendidikan formal menjadi nilai plus bagi santrinya.

“Dengan Banyaknya Pondok pesantren yang mempunyai kesetaraan ini sangat berpengaruh dalam pendidikan moral dan akhlak, dan juga dengan ijazah kesetaraan ini di akui layaknya ijazah sekolah negeri maupun swasta ” Ujarnya.

Senada dengan Khusaini, Hj. Saniatul Lativah sangat mengapresiasi kemajuan dari pondok pesantren Miftahul Huda ini, sebab nantinya santri yang lulus dari Pondok tersebut dapat memiliki nilai plus dibanding yang lain.

“Tidak kalah penting, kemajuan dari Pondok Pesantren ini juga sudah memiliki BLK komunitas, dimana itu bisa digunakan untuk meningkatkan skill kompetensi bagi yang ada di pondok pesantren,” ucapnya.

“Hingga pada akhirnya, lulusan pondok pesantren ini bisa menjadi generus yang mengisi bonus demografi Indonesia emas ditahun 2024 nanti.” Imbuhnya.

Akhir acara ditutup dengan do’a barokah oleh Ketua MUI, sebelum menutup acara Musa berharap dengan adanya pondok pesantren ini mampu mengurangi hal hal yang bersifat negatif utamanya di Kabupaten Merangin.

“Kami sangat berharap pondok pesantren selalu menanamkan karakter luhur, semakin banyak Pesantren akan semakin berkurang hal-hal negatif di kabupaten ini.

Pewarta : H. joko